Resmi : Mochamad Iriawan “Iwan
Bule”, Terpilih Menjadi Ketua Umum PSSI 2019-2020
Musangbet
– Pemilihan
Ketua Umum baru PSSI 2019-23 baru saja selesai digelar. Pemilihan itu dilakukan
di Hotel Shangri-La, Jakarta. Dalam kongres luar biasa tersebut, telah dimenangkan
oleh salah satu calon ketum, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Pria yang sering
disapa Iwan Bule itu, berhasil mengalahkan 3 kandidat lainnya.
Dalam kongres itu
sempat terjadi mundurnya enam calon ketum,yakni Fary Djamy Francis, Vijaya
Fitriyasa, Aven S. Hinelo, Sarman El Hakim, Yesayas Oktovianus, dan Benny
Erwin. Keenam calon ketum tersebut mundur, bukan karna tidak alasan, melainkan
mereka menilai kongres pemilihan berjalan tidak meyakinkan.
Bahkan, mereka
berencana untuk melaporkannya kepada Asosiasi sepakbola dunia FIFA dan AFC,
terkait hal tersebut. Sebelumnya, calon ketum lainnya, Bernhard Limbong juga
mundur dari pemilihan itu, begitu juga La Nyalla Mahmud Mattalitti yang telah
menyatakan mundur beberapa hari sebelumnya.
Pemilihan Kongres itu,
Ketua umun baru PSSI, Mochamad Iriawan, mendapatkan dukungan 82 suara dari 85
voters. Ia berhasil unggul mutlak atas Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono.
Pemungutan suara itu pun diikuti oleh sebanyak 85 voters yang terdiri dari, 18
klub liga 1, 15 klub liga 2 (Persis Solo tidak ikut), 16 klub liga 3, Asosiasi
Sepakbola Wanita dan Federasi Futsal.
Setelah resmi menjabat
Ketua Umum PSSI perode 2019-2023, Mochamad Iriawan, mengungkapkan banyak terima kasih atas
dukungan dan doa yang telah diberikan untuk dirinya. Mantan Komisaris Jendral
Polisi yang pernah menjabat di Polda Metro Jaya dan Jawa Barat ini, ingin
membuat perubahan pada sepakbola Indonesia. Ia juga menegaskan tidak akan
memberi ampun kepada mafia sepakbola di Indonesia.
“Terima kasih kami
haturkan atas atensi , doa dan dukungan yang diberikan. Dengan amanah yang
diberikan kepada saya untuk mengabdi sebagai Ketua PSSI semoga membawa sepak
bola Indonesia semakin maju dan apa yang menjadi harapan serta keinginan
masyarakat Indonesia terhadap Sepak Bola Indonesia yang lebih baik dapat
terwujud,” kata Mochamad Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI.
Beberapa bulan terakhir
sepakbola Indonesia sempat terguncang, setelah beberapa pengurus PSSI terlibat
menjadi tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola, bahkan Pemimpin sebelumnya juga
ikut terseret.
Ketum PSSI sebelumnya,
Djoko Driyono resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola.
Nama Djoko Driyono bukanlah yang pertama kali terjerat kasus hukum, sebelumnya
ketua umum PSSI juga pernah mempunyai status tersangka, bahkan pernah menjadi
terpidana.
Beberapa Mantan Ketua
Umum PSSI juga pernah terlibat masalah hukum. Tercatat, ada 2 mantan Ketum PSSI
yang pernah berurusan dengan masalah Hukum, Bahkan Pernah Menjadi terpidana
kasus hukum.


November 02, 2019

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar