Mantan
juru taktik Manchester United, Jose Mourinho, tampaknya tidak ingin kembali
menunggangi klub manapun di Serie A. Padahal The Special One pernah sukses mengantarkan Inter Milan treble winner pada tahun 2010 silam.
Setelah
dipecat dari kursi kepelatihan Manchester United pada Desember lalu, banyak
klub yang gencar menginginkan jasanya. Salah satunya yakni Inter Milan yang
pernah ia tukangi sebelum saat itu menunjuk Antonio Conte sebagai Allenatore.
Saat
ditanya alasan mengapa ia tidak ingin melatih klub Serie A tersebut kembali,
pria yang kerap dipanggil The Special One
itu berkata,
"Masa
depan saya? Saya tidak berpikir itu akan terjadi di Italia," kata Jose
Mourinho, seperti dilansir dari Sportskeeda, Senin (30/9/2019).
"Inter
adalah rumah saya, keluarga saya. Massimo Moratti adalah seorang teman
sekaligus presiden saya. Kisah treble itu fantastis."
"Setelah
(final) di Madrid, jika saya kembali ke San Siro untuk merayakan, saya tidak
akan pernah meninggalkan Inter. Ketika Anda mengucapkan selamat tinggal kepada
keluarga, itu adalah hal yang sulit untuk dihadapi. Malam itu saya sudah tahu
akan pergi, saya tidak bisa mengatakan tidak kepada Real Madrid untuk ketiga
kalinya," tutup pelatih berusia 56 tahun itu.
Seperti
yang kita ketahui, pelatih berkebangsaan Portugal itu pernah mengukir sejarah
klub bersama Inter Milan di tahun 2010. Yang pada saat itu mengantarkan Nerazzuri meraih Treble Winner pertama kali dalam sejarah klub maupun di Serie A.
Dengan menjuarai Coppa Italia, Serie A, Dan Liga Champions dalam satu musim.
Tim
peraih Treble Winner pertama di Serie A Italia
Klub
Inter Milan menjadi klub pertama yang memenangkan Treble Winner dalam satu
musim. Pencapaian tersebut menjadi pencapaian tersukses bagi Nerazzuri. Tetapi, sayangnya setelah dua
minggu memenangkan Liga Champions ia memutuskan untuk pergi melatih Real
Madrid.
Bersama
Los Galacticos, Mourinho hanya
menukangi sebagai pelatih selama 3 musim. Setelah itu, di tahun 2013 ia
memutuskan kembali bersama klub inggris Chelsea hingga pada tahun 2015.
Terakhir,
The Special One melatih Klub setan
merah, Manchester United, namun dirinya hanya bertahan 2 musim setelah kemudian
dipecat pada Desember 2018.
Banyak
klub ingin mendapatkan tanda tangannya, yakni Bayern Munchen, Paris Saint
Germain, Juventus, Hingga Real Madrid. Bahkan katanya, nama terakhir menjadi
klub yang ingin ditangani The Special One,
jika pihak manajemen memutuskan tak lagi memperpanjang kontrak kepelatihan
Zinedine Zidane.


Oktober 01, 2019

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar